Setelah didahului bocoran, smartphone Vivo T4R 5G akhirnya resmi diluncurkan. Ini menambah jajaran seri Vivo T4 yang kini menjadi lima model.
Smartphone yang tergolong ke dalam kelas mid-range ini menawarkan bodi tipis dan performa tinggi.
T4R 5G menjadi smartphone paling tipis yang pernah ada dengan layar quad curved. Layar premium tersebut menggunakan panel AMOLED 6,77 inci yang menawarkan resolusi FHD+, refresh rate hingga 120Hz, dan kecerahan hingga 1.800 nits.
Layarnya juga dilengkapi sertifikasi HDR10+ serta perlindungan low blue light bersertifikasi SGS.
Perangkat ini dihidupkan oleh baterai berkapasitas 5.700mAh yang mendukung pengisian cepat 44W. Meski mengemas baterai berkapasitas besar, namun Vivo T4R 5G tetap ramping, bahkan ketebalan bodinya hanya 7.3 mm dan bobotnya 183.5 gram.
Performa smartphone anyar ini diotaki chipset MediaTek Dimensity 7400 yang dipadukan dengan RAM LPDDR4X hingga 12GB dan penyimpanan UFS 2.2 256GB.
Untuk fotografi, perusahaan melengkapinya dengan kamera belakang ganda yang mencakup kamera utama Sony IMX882 50MP dan lensa bokeh 2MP. Sementara untuk kebutuhan selfie maupun video call, disematkan kamera 32MP di bagian depan. Baik kamera depan maupun kamera belakang, keduanya mampu merekam video 4K.
Di sisi software, T4R 5G menjalankan Android 15 dengan antarmuka FuntouchOS 15.
Spesifikasi model baru ini memiliki banyak kesamaan dengan iQOO Z10R yang baru saja dirilis. Di segi desain juga keduanya sangat identik.
Bagian depan dilengkapi punch hole yang dipusatkan di bagian tengah atas layar, kemudian bagian belakangnya menggendong kamera ganda yang dihimpun dalam modul bulat, serta dilengkapi LED ring.
Smartphone ramping ini hadir dalam dua varian warna, yakni Arctic White dan Twilight Blue. Perangkat mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan dari debu dan air.
Vivo T4R 5G tersedia di India dengan banderol harga 17.499 rupee atau sekitar Rp 3,3 juta untuk varian 8GB+128GB dan 19.499 rupee (Rp 3,6 juta) untuk varian 12GB+256GB.
BACA JUGA: Vivo V60 Lite Siap Masuk Indonesia
Selain India, belum ada bocoran mengenai negara lain yang akan menjadi tujuan pemasarannya.
