HALLO GSM – Tanda-tanda kehadiran Motorola Signature di Indonesia mulai terlihat. Smartphone kelas premium ini tercatat telah lolos sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian.
Motorola Signature sendiri pertama kali diperkenalkan pada ajang CES 2026 yang digelar awal Januari lalu.
Dalam database TKDN, perangkat ini terdaftar dengan nomor model XT2603-1 dan mengantongi nilai TKDN sebesar 36.45%. Capaian tersebut menjadi indikator penting bagi perangkat untuk bisa dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Menyasar segmen premium, Motorola Signature dibekali spesifikasi kelas atas. Ponsel ini mengandalkan chipset Snapdragon 8 Gen 5, yang posisinya berada tepat di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Prosesor tersebut sudah diproduksi dengan fabrikasi 3 nm dan dilengkapi engine kecerdasan buatan khusus untuk menunjang performa serta efisiensi.
Di sisi tampilan, Motorola Signature menggunakan layar curved berukuran 6.8 inci dengan panel Extreme AMOLED.
Layarnya telah mendukung Dolby Vision, memberikan kualitas visual yang tajam dan kaya warna. Meski tampil ramping, ponsel ini dibekali baterai silicon-carbon berkapasitas 5.200 mAh yang mendukung fast charging 90W.
Pengalaman multimedia turut menjadi fokus utama. Motorola membekali perangkat ini dengan dukungan audio Dolby Atmos serta sistem Sound by Bose, yang dirancang untuk menghadirkan kualitas suara lebih imersif.
Sektor kamera juga menjadi daya tarik tersendiri. Motorola Signature membawa konfigurasi empat kamera, masing-masing beresolusi 50 MP.
Tak hanya mengandalkan spesifikasi, Motorola juga menawarkan nilai tambah dari sisi layanan. Perusahaan menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi Android dan keamanan hingga tujuh tahun.
BACA JUGA: TKDN Sudah Dikantongi, Motorola Siap Rilis Razr 60 di Indonesia
Harga smartphone ini masih belum diumumkan di negara manapun, tapi kemunculan Motorola Signature dalam daftar TKDN menjadi sinyal kuat bahwa smartphone ini berpeluang besar menyapa pasar Indonesia dalam waktu mendatang.
