HALLO GSM – Vivo menyegarkan lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan Vivo S50 dan Vivo S50 Pro Mini. Kedua perangkat ini resmi diperkenalkan di China dengan pendekatan desain baru serta peningkatan signifikan di sektor performa dan fitur.
Dari sisi tampilan, Vivo membawa bahasa desain yang terlihat lebih modern, terutama pada bagian modul kamera belakang.
Pembaruan utama terletak pada dapur pacu. Vivo S50 Pro Mini kini mengandalkan chipset Snapdragon 8 Gen 5. Sementara itu, Vivo S50 ditenagai Snapdragon 8s Gen 3.
Keduanya sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6, memastikan pengalaman penggunaan yang lebih mutakhir.
Urusan layar juga mendapat perhatian. Vivo S50 hadir dengan panel AMOLED 6.59 inci yang mendukung refresh rate 120 Hz dan pemindai sidik jari di bawah layar.
Di sisi lain, Vivo S50 Pro Mini tampil lebih ringkas dengan layar AMOLED 6.3 inci, namun tetap mempertahankan resolusi tinggi dan kelancaran visual yang sama.
Aspek fotografi menjadi salah satu daya tarik utama. Kedua model dibekali kamera depan 50 MP, serta tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera telefoto 50 MP dengan zoom optik 3x, dan kamera ultrawide 8 MP.
Daya tahan baterai juga tergolong unggul di kelasnya. Vivo menyematkan baterai berkapasitas 6.500 mAh dengan dukungan fast charging 90W pada kedua perangkat.
Khusus Vivo S50 Pro Mini, tersedia tambahan fitur wireless charging 40W. Fitur pendukung lainnya mencakup NFC, speaker stereo, USB-C, Bluetooth 5.4, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP68/IP69.
Di pasar China, Vivo S50 tersedia dalam warna biru, ungu, putih dan hitam. Sementara Vivo S50 Pro Mini hadir dalam pilihan putih, ungu dan hitam. Harga keduanya dibanderol mulai sekitar Rp 7.1 jutaan hingga Rp 8.5 jutaan.
BACA JUGA: Vivo X300 dan X300 Pro Masuk Indonesia, Segini Harganya
Hingga saat ini, Vivo belum mengumumkan rencana pemasaran global untuk S50 dan S50 Pro Mini. Di Indonesia sendiri, seri S terakhir yang pernah dipasarkan adalah Vivo S1 dan S1 Pro pada 2019.
