Vivo resmi memperkenalkan smartphone seri G barunya yang bernama Vivo G3 5G sebagai penerus Vivo G2 5G yang diluncurkan pada tahun lalu.
Model baru ini mengunggulkan aspek beberapa aspek, meliputi layar, baterai, dan juga prosesor.
G3 5G mengusung layar LCD 6,74 inci yang menawarkan resolusi 720 x 1600 piksel, refresh rate 90Hz, dan dipercantik dengan poni waterdrop yang dihuni oleh kamera selfie 5MP.
Bagian belakang perangkat dilengkapi dengan utama beresolusi 13MP yang dilengkapi fitur autofocus. Kameranya hadir dengan Aura Light dan juga LED flash untuk penerangan.
Di bawah cangkangnya, bersemayam baterai berkapasitas besar, yakni 6000mAh. Baterainya mendukung fitur fast charging 44W untuk pengisian daya yang efisien.
Vivo G3 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 yang dipadukan dengan RAM LPDDR4X 6GB atau 8GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 128GB.
Smartphone anyar ini beroperasi pada OS Android 15 dengan OriginOS 5 di atasnya. Untuk keamanan, Vivo melengkapinya dengan sensor sidik jari yang dipasang di bagian samping perangkat.
Fitur-fitur lainnya mencakup SIM ganda, 5G, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.4, IR blaster, port USB-C, dan jack 3,5mm juga tersedia di smartphone ini.
Perangkat dengan baterai besar ini memiliki dimensi bodi yang cukup ramping, yakni 167,3 x 76,95 x 8,19mm dan berbobot 204 gram.
Smartphone ini telah disertifikasi SGS untuk ketahanan dan juga disertifikasi tahan percikan air dan debu.
Urusan harga, Vivo G3 6GB+128GB dibanderol dengan harga 1.499 Yuan (Rp 3,3 juta). Sementara model 8GB+256GB dibanderol dengan harga 1.999 Yuan (Rp 4,5 juta).
Vivo G3 5G diluncurkan dalam warna tunggal, yakni Diamond Black. Untuk saat ini, ketersediaannya di pasar global masih belum diketahui. Untuk pasar global, tidak menutup kemungkinan jika smartphone ini hadir dengan versi yang diganti nama.
