Redmi menambah anggota baru di seri Redmi 15, dengan meluncurkan HP Redmi 15C 5G. Model ini jadi yang ketiga setelah Redmi 15 reguler dan Redmi 15C 4G.
Menawarkan konektivitas lebih cepat dari versi 4G, namun model ini tetap mempertahankan desain dan juga baterai berkapasitas besar seperti model 4G.
Perubahan yang mencolok pada model baru ini terletak pada prosesor yang digunakannya. Model 5G ini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 6300 yang dibangun dengan fabrikasi 6nm. Chipset ini mampu menjalankan aplikasi sehari-hari serta game ringan dengan baik dan tetap hemat daya.
Kinerjanya didukung dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal hingga 256GB.
Selain itu, spesifikasi lainnya identik dengan model 4G. Masih dengan layar LCD 6,9 inci yang mendukung refresh rate 120Hz.
Layarnya dipercantik dengan poni waterdrop yang dihuni oleh kamera selfie 8MP. Perangkat juga memiliki kamera utama 50MP di bagian belakang.
Untuk daya, HP Redmi 15C 5G disokong dengan baterai berkapasitas 6000mAh. Pengisian dayanya bisa berlangsung cepat berkat dukungan pengisian cepat 33W. Perusahaan juga melengkapinya dengan dukungan reverse charging 10W.
Sementara soal software, penerus Redmi 14C 5G ini menjalankan OS Android 15 dengan HyperOS 2 di atasnya. Untuk keamanan, perusahaan meluncurkannya dengan fitur sensor sidik jari yang dipasang di bagian samping perangkat.
Fitur-fitur penting seperti NFC, GPS, WiFi, Bluetooth 5.4, Radio FM, USB Type-C, dan jack headphone juga tersedia.
Perangkat telah disertifikasi IP64 yang menandakan bahwa bodinya memiliki ketahanan dari air dan debu.
Smartphone dengan dimensi bodi 173.2 x 81.1 x 8.2 mm dan bobotnya 211 gram ini diluncurkan dalam tiga pilihan warna, yakni Midnight Black, Mint Green, Dusk Purple.
Soal harga, Redmi 15C 5G dijual di Eropa dengan banderol harga mulai dari 150 euro atau sekitar Rp 2,9 juta untuk RAM 4GB+128GB. Varian tertingginya akan dibanderol dengan harga yang lebih tinggi, namun saat ini belum terungkap.
BACA JUGA: HP Redmi 15R 5G Resmi Dirilis
Selain Eropa, HP Redmi 15C 5G diharapkan akan diluncurkan juga ke negara lainnya, termasuk Indonesia, mengingat model 4G juga telah resmi di Tanah Air. Akan tetapi, saat ini terpantau belum ada tanda-tanda mengenai kehadirannya di Indonesia.
