Realme tengah bersiap untuk meluncurkan smartphone barunya, yang bernama Realme P4 5G di India pada tanggal 20 Agustus 2025.
Menjelang peluncurannya, perusahaan telah lebih dulu mengumumkan banderol harga perangkat. Pihak perusahaan telah mengungkapkan spesifikasi utama dan juga banderol harganya.
Penerus Realme P3 5G ini memiliki layar AMOLED 6,77 inci berdesain flat dengan resolusi FHD+, mendukung refresh rate 144Hz, kecerahan hingga 4.500 nits, dan touch sampling rate 240Hz.
P4 5G dibekali dengan baterai berkapasitas 7000mAh. Baterai besar tersebut bisa diisi daya dengan cepat berkat dukungan fast charging 80W.
Performa Realme P4 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7400. Perangkat beroperasi dengan OS Android 15 dengan antarmuka Realme UI 6.0 di atasnya.
Smartphone ini dilengkapi dengan chip AI Hyper Vision untuk bermain game dan juga sistem pendingin 7000mm² untuk menjaga suhu tetap terkendali.
Di sektor kamera, P4 5G mengusung pengaturan kamera belakang ganda yang mencakup kamera utama 50MP dan lensa ultrawide 8MP. Untuk selfie maupun video call, disematkan kamera 16MP di bagian depan.
Perusahaan menghadirkan smartphone ini dengan sensor sidik jari dalam layar untuk keamanan biometric.
Untuk audio, Realme membekalinya dengan speaker stereo ganda. Perangkat memiliki dukungan konektivitas 5G, WiFi, Bluetooth 5.4, USB-C, dan GPS.
P4 5G memiliki ketahanan dari air dan debu dengan rating IP65/IP66.
Menariknya, Realme P4 dibanderol dengan harga di bawah 20.000 rupee, tepatnya mulai dari 17.499 rupee atau sekitar Rp 3,2 juta.
Selain P4 5G, perusahaan juga akan meluncurkan model P4 Pro 5G pada waktu yang sama.
Berbeda dengan model reguler, model Pro ditenagai chipset Snapdragon 7 Gen 4. Perangkat memiliki layar 144Hz, mendukung konten HDR10+, dan kecerahan hingga 6.500 nits.
Di sektor catu daya, model Pro juga mengusung baterai yang sama dengan model reguler.
BACA JUGA: Spesifikasi Realme Neo 8 Bocor
Realme P4 5G dan P4 Pro 5G diperkirakan akan menjadi andalan di smartphone kelas menengah Realme pada paruh kedua tahun 2025. Selain India, saat ini belum ada kabar mengenai ketersediaannya di negara lain.
